Bimtek TIK Sukses Digelar, Dorong Promosi dan Rebranding SMP di Tanah Laut
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tanah Laut hari Senin, 28 Juli 2025 memulai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Promosi dan Rebranding pada Satuan Pendidikan jenjang SMP. Bertempat di Aula Disdikbud Kabupaten Tanah Laut, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 28 hingga 30 Juli 2025, dengan tujuan memperkuat strategi promosi dan citra sekolah melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh perwakilan guru dan tenaga kependidikan dari berbagai SMP di Kabupaten Tanah Laut. Mereka akan dibekali dengan berbagai materi praktis, mulai dari pengelolaan web sekolah, media sosial, pembuatan konten digital menarik, hingga strategi rebranding yang efektif untuk meningkatkan daya tarik sekolah.
Kepala Seksi Kurikulum Disdikbud Kabupaten Tanah Laut, Arie Irawan, S.Kom, dalam paparannya menyampaikan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi di era digital saat ini. "Di era revolusi industri 4.0, TIK bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Satuan pendidikan harus mampu memanfaatkan TIK secara optimal, tidak hanya dalam pembelajaran, tetapi juga dalam upaya promosi dan rebranding sekolah. Melalui Bimtek ini, kami berharap SMP di Tanah Laut dapat lebih aktif dan kreatif dalam memperkenalkan keunggulan sekolahnya kepada masyarakat," ujar Arie Irawan.
Arie Irawan juga menambahkan bahwa promosi yang efektif dan rebranding yang kuat akan membantu sekolah menarik minat calon peserta didik baru serta membangun citra positif di mata publik. "Citra sekolah yang baik akan berdampak pada kepercayaan masyarakat dan pada akhirnya mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan," tambahnya.
Sementara itu, pemateri utama dalam Bimtek ini, Arie Mursandi dari Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Provinsi Kalimantan Selatan, menyatakan antusiasmenya melihat semangat para peserta. "Potensi TIK untuk promosi dan rebranding sekolah sangat besar. Dengan kreativitas dan pemahaman yang tepat, sekolah dapat menciptakan narasi yang kuat dan menarik perhatian. Kami akan berbagi tips dan trik praktis agar para peserta bisa langsung mengaplikasikannya di sekolah masing-masing," tutur Arie Mursandi.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam promosi digital dan identifikasi keunikan masing-masing sekolah. "Setiap sekolah memiliki keistimewaannya sendiri. Tugas kita adalah menemukan keistimewaan itu dan mengemasnya dengan menarik agar dapat tersampaikan dengan baik kepada publik melalui platform digital," pungkasnya.
Diharapkan, setelah mengikuti Bimtek ini, para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk membawa perubahan positif dalam strategi promosi dan rebranding sekolah mereka, sehingga SMP di Kabupaten Tanah Laut semakin dikenal dan diminati masyarakat. (adm)






